AUDIO
MOTIVASI
Terobosan karier kedua saya berasal dari audio motivasi.
Ya, saya memang mengatakan audio motivasi.
Kami mengajari orang cara mengajak timnya untuk memutarnya
dalam mobil atau keseharian mereka dan mendengarkannya sesegera mungkin.
Hasilnya luar biasa.
Sebagai seorang professional, Anda HARUS MENGGUNAKAN ALAT!
Anda harus mengundang prospek Anda untuk meninjau sebuah
peralatan atau mengikuti suatu acara.
Jangan pernah berpromosi ke orang lain dengan kata-kata atau
kepintaran Anda sendiri.
Karena hal itu tidak bisa di DUPLIKASI.
Pendekatan itu akan mengumpani ego Anda tapi merampok
rekening bank Anda.
FOKUSLAH pada membentuk kelompok orang yang lebih besar,
yang konsisten melakukan beberapa hal SEDERHANA dan terus melakukannya.
Saat itu terjadi, segalanya berubah menjadi lebih baik.
Itu semua baru dasarnya.
Sekarang mari kita luangkan waktu untuk membahas emosi yang
muncul saat mengundang orang lain.
Ada empat peraturan dasar:
PERATURAN NOMOR SATU
Anda harus secara emosional melepaskan diri dari hasil.
Ini sangatlah penting.
Ingatlah, tujuan awal kita adalah memberikan pendidikan dan
pemahaman.
Ini bukan soal mendapatkan pelanggan baru atau mengikat
kontrak dengan distributor baru.
Dengan kata lain, jika Anda tidak melibatkan emosi Anda dari
hasil tersebut dan hanya berfokus pada pemberian pendidikan dan pemahaman,
semuanya menjadi sangat sederhana.
Kedengarannya mudah tapi prakteknya sulit.
Setiap kita bergabung dalam bisnis ini dengan harapan
merekrut beberapa orang luar biasa.
Sulit untuk mengabaikan harapan itu.
Tapi ingatlah, kita bukan pemburu.
Kita tidaklah serakah.
Tugas kita adalah mendidik orang dan membantu mereka
memahami apa yang kita tawarkan.
Kita bertindak sebagai konsultan yang menawarkan saran agar
orang dapat menjalani hidup yang lebih baik.
Jika Anda berfokus untuk mencari pelanggan atau distributor
baru, Anda akan terus-menerus kecewa dan mendapati prospek Anda kabur dari
Anda.
Jika Anda berfokus pada pendidikan dan pemahaman, Anda akan
bersenang-senang dan prospek Anda akan menikmati pengalaman tersebut.
Eric Worre, Go Pro
Bersambung …


Tidak ada komentar:
Posting Komentar