Jumat, 07 Agustus 2015

KEAHLIAN #1 MENCARI PROSPEK

www.sahabat-wangi.com/index.php?id=drfreddy
Mau beli atau jualan juga?



KEAHLIAN #1 MENCARI PROSPEK

Ketika orang mulai melirik Bisnis Jaringan, salah satu pertanyaan terbesar mereka adalah,"Apakah saya mengenal banyak orang?"
Mereka percaya dengan banyak orang, mereka akan meraih kesuksesan.
Namun jika mereka tak mengenal banyak orang, mereka takkan mempunyai peluang untuk sukses.
Kedengarannya cukup masuk akal tapi PENDAPAT ITU TIDAKLAH BENAR.

Seperti yang sudah saya sebutkan ada tiga tipe orang dalam Bisnis Jaringan: Si Peniru, Si Amatir, dan Si Profesional.
Ketika menyangkut pencarian prospek, Si Peniru membayangkan tiga, empat, atau lima orang yang mereka harap akan bergabung ke dalam bisnis mereka.
Masa depan mereka bergantung pada tanggapan orang-orang tersebut.
Jika mereka cukup beruntung untuk menggaet salah satu dari mereka, mereka bisa memperpanjang umur karier mereka untuk sementara.
Mereka mungkin akan membayangkan daftar tiga atau empat orang tambahan.
Semoga saja, mereka pada akhirnya memutuskan untuk berhenti menjadi peniru dan naik tingkat menjadi amatir.

Terkejutkah Anda jika mengetahui bahwa sekitar 80% dari yang bergabung dalam Bisnis Jaringan memulai tugas pengembangan bisnisnya sebagai peniru?
Itu benar.
Delapan dari 10 distributor awalnya memulai bisnis mereka dengan mental sebagai peniru.
Mereka membuat daftar ingatan sederhana dan menanti apa yang akan terjadi.

Mereka tak pernah mulai mengembangkan keahllian yang dibutuhkan.
Tugas Anda adalah untuk memastikan Anda bukan salah satu dari kelompok peniru.
Anda juga harus membantu tim Anda melakukan hal yang sama.
Didik mereka.
Bantu mereka untuk memahami pentingnya peluang ini jika mereka benar-benar menghargainya.
Bagi peniru, satu-satunya peluang nyata mereka adalah keberuntungan dan mereka berharap keberuntungan itu cepat datang.

Kelompok kedua adalah Si Amatir.
Mereka tidak membuat daftar ingatan sederhana tetapi daftar tertulis berisi serangkaian tindakan yang diharapkan akan membawa hasil yang baik.
Mungkin mereka membuat daftar sekitar 100 prospek.
Mereka mencatat daftar itu dengan semangat tetapi tidak dengan ahli.
Mereka mulai mencari prospek dan daftar mereka mulai menipis.
Ketika daftar prospek mereka semakin sedikit dan terus berkurang, tingkat kecemasan merka pun bertambah dan makin meningkat.
Ketakutan terbesar mereka adalah kehabisan orang yang bisa mereka ajak bergabung.

Tak pernah terlintas dalam benak saya bahwa MENCARI CALON PROSPEK YANG BERKUALITAS ADALAH SEBUAH KEAHLIAN
Saya mendapati para profesional melakukan pendekatan untuk mencari prospek dengan mengajak mereka berbincang sebagai salah satu keahlian dasar mereka.
Mencari orang baru adalah bagian dari pekerjaan mereka.
Mereka tak tertarik dengan keberuntungan.

Eric Worre, Go Pro
Bersambung ...
www.sahabat-wangi.com/index.php?id=drfreddy
Mau beli atau jualan juga?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar