Selasa, 25 Agustus 2015

GP.10.3.DARI PERTEMUAN KE PERTEMUAN

www.sahabat-wangi.com/index.php?id=drfreddy
Mau beli atau jualan juga?



GP.10.3.DARI PERTEMUAN KE PERTEMUAN

Sekarang saya tahu memang tidak ada rahasia.
Ia bisa saja mengatakan hal itu kepada saya.
Namun dengan sedikit rasa simpati, ia berkata, “Eric, kau melihat seisi ruangan in?  Di ruangan ini ada sekitar 2000 peserta.  Kami menggelar acara seperti ini sekitar tiga kali dalam setahun.  Ini rahasianya.  Di acara berikutnya, setengah dari mereka takkan datang tapi setengahnya lagi, peserta yang datang akan menghasilkan pendapatan dua kali lipat rata-rata penghasilan pertama lainnya di ruangan ini.  Tugasmu adalah bergabung dengan 1000 orang yang ikut kembali.  Namun itu belum selesai.  Di acara berikutnya, setengah dari 1000 peserta takkan kembali tapi 500 orang yang menghasilkan empat kali lipat dari jumlah penghasilan rata-rata di ruangan ini.  Ini terus berlanjut dari satu acara ke acara lainnya.  Jika kau terus-menerus datang, kau akan berakhir menjadi orang berpenghasilan tertinggi di ruangan ini.  Dan pada akhirnya, kau akan mendapati dirimu tampil di atas panggung.”
Saya bertanya, “Hanya itu?”
Ia lalu membalas, “Eric, di selang tiap penyelenggaraan acara kau pasti harus terus meningkatkan keahlianmu.  Tapi sepengalamanku jika kau melampaui peserta di acara besar ini, kau akan berhasil menuju puncak.”
Pesannya lumayan mudah saya cerna.
Saya berterimakasih padanya dan langsung membuat resolusi untuk tidak pernah melewatkan suatu acara besar perusahaan.

Namun itu tidaklah mudah.
Terkadang untuk mendapatkan tiket acara saja cukup merepotkan.
Saya menjadikan itu sebagai prioritas dan menemukan cara untuk membelinya.
Belum lagi masalah siapa yang mengasuh anak.
Saya terus-menerus mencari pengasuh anak yang saya dan istri bisa percayai.
Saya terkadang juga kerepotan memilih transportasi untuk sampai ke lokasi acara.
Alih-alih menikmati penerbangan langsung yang nyaman, saya kadang harus memesan tiket pesawat dengan dua atau tiga transit.
Bukannya naik pesawat, saya kadang harus menyetir mobil, bahkan berdesak-desakan dalam satu mobil dengan peserta lainnya yang juga mau ke sana.
Saya pernah juga memesan satu bus dan mengajak warga sekitar rumah untuk pergi bersama.
Intinya, saya memprioritaskan acara dan saya berhasil mengikuti acara tersebut – bagaimana pun caranya.

Untuk soal penginapan, sekarang ini saya tinggal di hotel.
Tapi dulu tidak selalu begitu.
Pada awalnya saya sering berbagi kamar dengan orang sebanyak mungkin.
Kami tidak memesan layanan kamar tapi pergi ke toserba setempat untuk mencari makanan murah.

Hasil akhirnya, semua nasihat yang saya terima bertahun-tahun lalu itu BERHASIL.
Karena saya ambisius dan haus ilmu, saya menemukan cara untuk melampaui mereka yang kurang berkomitmen.
Dan seperti yang disampaikan si peraih penghasilan besar itu kepada saya, penghasilan saya semakin berlipat ganda dalam setiap acara.

“TAHUKAH ANDA, APA KESAMAAN DI ANTARA PARA PERAIH PENGHASILAN TERBESAR DALAM BISNIS JARINGAN? MEREKA BEKERJA KERAS.”

Eric Worre, Go Pro
Bersambung …
www.sahabat-wangi.com/index.php?id=drfreddy
Mau beli atau jualan juga?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar