Sabtu, 22 Agustus 2015

GP.9.1.Keahlian #6 - Menolong Distributor Baru Memulai Dengan Benar

www.sahabat-wangi.com/index.php?id=drfreddy
Mau beli atau jualan juga?

GP.9.1.Keahlian #6 - Menolong Distributor Baru Memulai Dengan Benar


Dalam Bisnis Jaringan, banyak orang menginvestasikan upaya luar biasa mulai dari waktu dan uang untuk menggaet orang agar mendaftar.
Setelah itu mereka menyia-nyiakan investasi itu dengan membiarkan distributor baru mencari tahu segalanya sendirian.
Para profesional tidak demikian.
Mereka mengatur harapan yang layak, mereka membantu mendapatkan hasil dengan cepat lalu berlanjut dengan memandu distributor baru melalui banyak fase dalam profesi kita.

Mentor awal saya, Michael Nelson sangat terampil dalam membimbing distributor baru. 
Ia menjadwalkan apa yang ia sebut sebagai “WAWANCARA STRATEGI”, ia selalu menjalani teknik wawancara yang sama persis setiap kali.

WAWANCARA STRATEGI BAGIAN PERTAMA
Ia mengesahkan keputusan mereka karena bergabung menjadi distributor.
Ia mengatakan kalimat seperti, “Selamat karena telah mengambil keputusan.  Aku bangga pada kalian karena berani mengendalikan hidup kalian.  Mulai sekarang, segalanya akan menjadi berbeda untuk kalian dan keluarga.”
Wawancara itu hanya berlangsung kurang dari 5 menit tapi di akhir diskusi mereka, segala keraguan di benak mereka karena menjadi distributor akan lenyap seketika.
Mereka merasa luar biasa.

WAWANCARA STRATEGI BAGIAN KEDUA
Ia mengatur harapan mereka.
Ia menyadari mayoritas orang bergabung dalam bisnis kami dengan harapan yang tidak wajar.
Oleh karena itu, ia selalu mengulangi 3 kalimat sama ini:
“Jika kalian sukses dalam bisnis ini, kesuksesan ini tercipta berkat kalian, bukan saya.  Jika kalian gagal dalam bisnis ini, kegagalan itu datangnya dari kalian, bukan saya.  Kalian sendiri yang akan menjadi pembeda antara kesuksesan dan kegagalan.  Saya di sini untuk membimbing kalian di setiap langkah tapi saya tidak akan melakukan langkah-langkah itu untuk kalian.  Saya di sini untuk bekerja dengan kalian, bukan untuk kalian.”

Kalimat berikutnya yang ia ucapkan adalah, “Tugas saya adalah menolong kalian mandiri dari saya secepat mungkin.  Apa kalian setuju itu tujuan yang baik?”

Kalimat ini radikal tapi masuk akal.
Akibatnya, Michael mempunyai kelompok yang bekerja sendiri tanpa harus terus-menerus dibantu.
Ia berlipat ganda dan mempunyai kebebasan.
Ini menciptakan hubungan harmonis sehingga Michael menjadi guru untuk kelompoknya, bukan budak.
Ia dapat mengajarkan keahlian yang lantas dikembangkan secara mandiri oleh kelompoknya hingga seterusnya.

Hal ketiga yang ia sampaikan adalah, “Pasti ada saat senang dan susah saat kalian membangun bisnis.  Ada masa suka dan duka.  Saya akan tahu kalian dalam masa yang buruk saat kalian tidak menghubungi saya, kalian tidak datang ke pertemuan, kalian tidak mengangkat telepon, jika saya mulai mendengar alasan – sejenis itu.  Saat itu menimpa kalian, itu juga menimpa banyak orang, bagaimana kalian ingin saya membereskannya?  Kalian ingin saya membiarkan kalian sendirian atau kalian ingin saya gigih dan mengingatkan kalian alasan kalian memutuskan ini sedari awal?”

Ini sangat brilian karena benar sekali, setiap orang akan mengalami momen meragukan dirinya.
Ia ingin mereka tahu bahwa itu hal yang wajar dan di saat sama, ia membangun hubungan sehingga berada dalam posisi yang membuat mereka bergerak ke arah positif saat itu terjadi.

Eric Worre, Go Pro
Bersambung …
www.sahabat-wangi.com/index.php?id=drfreddy
Mau beli atau jualan juga?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar