Sabtu, 08 Agustus 2015

KEAHLIAN #5 – MENOLONG PROSPEK ANDA MENJADI PELANGGAN ATAU DISTRIBUTOR



www.sahabat-wangi.com/index.php?id=drfreddy
Mau beli atau jualan juga?

KEAHLIAN #5 – MENOLONG PROSPEK ANDA MENJADI PELANGGAN ATAU DISTRIBUTOR

Keahlian ini adalah hasil alami dari menindaklanjuti prospek secara profesional.
Saat Anda menjabarkan satu demi satu, tujuan pendidikan dan pemahaman kita akan tercapai.
Namun itu bukan berarti prospek akan datang dan meminta formulir pemesanan atau surat permohonan kepada Anda.
Memandu mereka untuk mengambil keputusan itu menjadi tugas Anda.

Kunci sukses di area ini adalah kombinasi sikap yang baik dan mengajukan pertanyaan tepat.
Sikap yang baik artinya cara Anda membawa diri.
Perkataan dan perilaku Anda akan menolong prospek lebih percaya diri dalam menerima peluang bisnis Anda atau mereka justru akan menanam bibit keraguan.

Di awal tahun pertama saya, saya bersikap sangat buruk.
Saya berupaya untuk “menggaet” prospek bukannya mengejar tujuan pendidikan dan pemahaman yang penting.
Alhasil prospek pun bisa merasakan niat saya.
Saya secara emosional sangat mengharapkan hasil.
Anda mungkin bisa menyebut saya lemah.
Setiap kali saya berada di bagian proses ini, saya sangat, sangat mengincar hasilnya.
Lagi-lagi, prospek dapat merasakan ketergantungan emosional saya yang biasanya malah membuat prospek lari ketakutan.

Karena miskin hasil dan tanpa sedikit pun menyadarinya, saya malah mulai berasumsi banyak orang tidak berminat.
Asumsi itu kemudian meresap ke segalanya yang berakhir dengan hasil yang bisa ditebak yaitu prospek batal bergabung.

Saya memang hampir selalu tidak menyiapkan diri sepenuhnya.
Saya tidak meyiapkan aplikasi, materi awal, atau apa pun yang dibutuhkan.
Pikirkan tentang pengaruh yang tertanam di alam bawah sadar prospek saya.
Kelihatannya semua yang saya gambarkan kurang profesional dan meyakinkan.

Alih-alih mengajukan pertanyaan dan dengan saksama mendengarkan jawaban mereka, saya malah terus bicara dan bicara.
Saya lebih memfokuskan diri untuk terlihat menarik, bukannya TERTARIK.
Prospek tentu tidak menyukai itu.
Tak ada seorang pun yang menyukainya.

Jadi, sekali lagi saya mengikuti pola saya dengan meniru para profesional.
Saya menyaksikan yang dilakukan penutup kesepakatan terbaik dan mulai meniru mereka.
Saya mengorek keterangan dari para pelaku terbaik untuk mencari tahu apa yang mereka lakukan dengan berbeda.
Perlahan, saya mulai melihat celah cacat dalam pendekatan saya.

Eric Worre, Go Pro
Bersambung …
www.sahabat-wangi.com/index.php?id=drfreddy
Mau beli atau jualan juga?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar