Rabu, 05 Agustus 2015

EKONOMI BARU


www.sahabat-wangi.com/index.php?id=drfreddy


EKONOMI BARU

Dunia yang Anda kenal kini berubah.
Bagi mereka yang mengingkarinya, itu akan menjadi masa terburuk.
Bagi mereka yang mengakuinya itu akan menjadi masa terbaik
Selama lebih dari 100 th terakhir, sebuah fenomena menarik terjadi.
Kebangkitan perusahaan menjadi standar dalam masyarakat.
Bagi masyarakat, tempat yg aman dan dihormati agar diakui adalah menjadi seorang pegawai.

TAHAP PERTAMA: Pergi ke sekolah untuk mempelajari cara menjadi pegawai.
TAHAP KEDUA: Cari perusahaan yang akan mempekerjakan Anda.
TAHAP KETIGA: Bekerja untuk perusahaan itu selama 40 th.
TAHAP KEEMPAT: Pensiun.

Dalam beberapa dekade terakhir, janji untuk dihargai oleh perusahaan atas kesetiaan dan kerja keras Anda ternyata cuma mitos.
Orang-orang mulai menyadari kesetiaan yg mereka berikan kepada perusahaan tidak mendapatkan balasan.
Sebuah proses berbeda pun berkembang.

TAHAP PERTAMA: Pergi ke sekolah untuk mempelajari cara menjadi pegawai.
TAHAP KEDUA: Cari perusahaan yang akan mempekerjakan Anda.
TAHAP KETIGA: Berganti perusahaan untuk alasan politis dan ekonomi setiap 3 hingg 4 th sepanjang alur karier Anda.
TAHAP KEEMPAT: Mengetahui bahwa Anda tidak dapat pensiun dengan nyaman setelah 40th bekerja sehingga Anda terus bekerja.

Sekarang kita melalui pergeseran terbanyak di masa kehidupan kita.
Selama seabad, perusahaan menggaji pegawainya per jam, per minggu, atau per tahun.
Itu berubah pada tingkat global.

Dunia bergerak menuju kinerja ekonomi.
Ini sudah terjadi.
Maksudnya di masa mendatang, Anda hanya akan digaji berdasarkan kinerja.
Anda takkan lagi digaji karena waktu kerja Anda.
Para pelayan di industri makanan sudah menjalani model ini.
Mereka mendapatkan gaji per jam yang sangat rendah sesuai undang-undang dan mereka mencari nafkah melalui tips, mengandalkan kinerja mereka.

Jika Anda bisa membayangkan model yang sama diterapkan pada hampir semua pekerjaan di dunia, Anda akan mengerti apa yang akan terjadi.
Mereka yg membersihkan kamar hotel tidak akan dibayar per jam.  Mereka akan dibayar per ruangan.

Eric Worre
Bersambung ...

www.sahabat-wangi.com/index.php?id=drfreddy

Tidak ada komentar:

Posting Komentar